Peraturan Permainan Bulu Tangkis Yang Wajib Diketahui!
Buat kamu yang baru belajar main atau mulai serius ikut pertandingan, memahami peraturan permainan bulu tangkis jadi langkah penting yang nggak bisa kamu lewati. Aturan ini tentukan cara servis, kapan pemain dapat poin, ukuran lapangan yang orang pakai, sampai sanksi kalau terjadi pelanggaran.
Secara umum, pertandingan bulu tangkis mengikuti Laws of Badminton yang ditetapkan oleh Badminton World Federation (BWF). Beberapa detail yang sering beredar di masyarakat juga perlu diluruskan, mulai dari ukuran raket, spesifikasi shuttlecock, aturan servis, hingga soal kartu hukuman. Berikut tujuh aturan utama yang perlu kamu pahami.
Peralatan Permainan Bulu Tangkis

Raket dan shuttlecock adalah dua perlengkapan utama dalam permainan bulu tangkis. BWF menetapkan spesifikasi tertentu agar peralatan yang digunakan tetap sesuai standar pertandingan.
Raket
Menurut aturan BWF, raket tidak boleh memiliki panjang keseluruhan lebih dari 680 mm dan lebar lebih dari 230 mm. Raket terdiri atas pegangan, area senar, kepala, batang, dan tenggorokan (throat) jika ada. Area senar juga memiliki batas ukuran tersendiri.
Shuttlecock
Shuttlecock berbulu standar memiliki 16 helai bulu yang tertancap pada bagian dasar. Panjang bulu berada pada kisaran 62–70 mm, diameter bagian dasar 25–28 mm, dan bobotnya antara 4,74–5,50 gram.
Aturan Lapangan dan Net
Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dengan garis-garis yang menentukan area permainan dan servis. Untuk permainan ganda, lapangan standar memiliki panjang 13,40 meter dan lebar 6,10 meter. Penggunaan garis dan area servis berbeda tergantung nomor yang dimainkan.
Tiang net memiliki tinggi 1,55 meter. Bagian atas net berada pada ketinggian 1,524 meter di tengah lapangan dan 1,55 meter di atas garis samping ganda. Net sendiri memiliki kedalaman 760 mm dan lebar minimal 6,1 meter.
Karena itu, penting bagi pemain untuk memahami fungsi setiap garis, karena pada nomor tunggal dan ganda, batas samping serta garis servis yang berlaku tidak selalu sama.
Kategori Permainan
Peraturan bulu tangkis membagi pertandingan ke dalam beberapa nomor. Pembagian ini menentukan jumlah pemain sekaligus area lapangan yang digunakan.
Tunggal
Nomor tunggal mempertemukan satu pemain melawan satu pemain, baik tunggal putra maupun tunggal putri.
Ganda
Nomor ganda dimainkan oleh dua pemain melawan dua pemain. Ada ganda putra dan ganda putri.
Ganda Campuran
Ganda campuran juga terdiri dari dua pemain di setiap sisi, tapi masing-masing pasangan terdiri dari satu pemain putra dan satu pemain putri.
Servis dan Awal Pertandingan
Pertandingan diawali dengan toss atau undian. Pihak yang menang undian bisa memilih untuk melakukan servis atau menerima servis terlebih dahulu, atau memilih sisi lapangan. Pihak yang kalah kemudian mendapatkan sisa pilihan yang tersedia.
Servis harus diarahkan secara diagonal menuju area servis lawan. Server dan penerima wajib berdiri di kotak servis yang berseberangan secara diagonal, dan keduanya tidak boleh menyentuh garis batas kotak servis.
Berdasarkan aturan BWF yang berlaku, shuttlecock saat dipukul pada servis harus berada di bawah ketinggian 1,15 meter dari permukaan lapangan. Selain itu, sebagian kedua kaki server maupun penerima harus tetap bersentuhan dengan lantai dalam posisi diam hingga servis dilakukan.
Sistem Perhitungan Skor
Sistem skor adalah salah satu aturan permainan bulu tangkis yang paling penting untuk dipahami, terutama bagi penonton yang baru mulai mengikuti pertandingan.
Pertandingan standar menggunakan format best of three games, artinya pemain atau pasangan yang lebih dulu memenangkan dua game menjadi pemenang pertandingan. Satu game dimenangkan oleh pihak yang lebih dulu mencapai 21 poin. Setiap reli yang dimenangkan langsung menghasilkan satu poin.
Jika skor mencapai 20-20, pertandingan berlanjut hingga salah satu pihak unggul dua poin. Tapi ada batas maksimalnya, ketika skor menyentuh 29-29, pihak yang mendapatkan poin ke-30 langsung memenangkan game tersebut.
Kartu Kuning, Merah, dan Hitam
Selain pelanggaran teknis di lapangan, bulu tangkis juga mengenal sanksi untuk perilaku yang tidak sportif atau melanggar disiplin.
Kartu Kuning
Kartu kuning merupakan peringatan atas pelanggaran perilaku atau misconduct. Salah satu contohnya adalah tindakan yang mengganggu kelancaran pertandingan, termasuk perilaku yang berkaitan dengan penundaan permainan secara sengaja.
Kartu Merah
Kartu merah diberikan ketika pelanggaran misconduct kembali terjadi dan mencapai tingkat yang membutuhkan hukuman lebih berat. Dalam prosedur BWF, wasit memberikan fault for misconduct dan melaporkan kejadian tersebut kepada Referee. Perlu dicatat, dalam sistem skor reli yang berlaku saat ini, kartu merah tidak sekadar berarti perpindahan servis, konsekuensinya berkaitan langsung dengan fault dan pemberian poin kepada lawan.
Kartu Hitam
Kartu hitam adalah sanksi paling berat dalam pertandingan. Jenis kartu ini diberikan ketika Referee memutuskan bahwa pemain atau pasangan harus didiskualifikasi karena misconduct.
Memahami ketiga kartu ini penting karena menunjukkan bahwa disiplin dan sportivitas bukan sekadar urusan etika, keduanya adalah bagian resmi dari peraturan pertandingan bulu tangkis.
FAQ
Berapa poin untuk memenangkan satu game bulu tangkis?
Satu game umumnya dimenangkan dengan 21 poin. Jika terjadi 20-20, pemain harus unggul dua poin. Batas maksimalnya adalah 30 poin, siapa pun yang mencapai angka itu lebih dulu langsung memenangkan game tersebut.
Berapa ukuran lapangan bulu tangkis?
Lapangan penuh berukuran sekitar 13,40 meter × 6,10 meter. Penggunaan garis tertentu berbeda antara nomor tunggal dan ganda.
Berapa jumlah bulu pada shuttlecock?
Shuttlecock berbulu standar memiliki 16 helai bulu dengan berat antara 4,74–5,50 gram.
Apakah pertandingan bulu tangkis selalu tiga game?
Tidak selalu. Format standar adalah best of three games, sehingga pertandingan bisa selesai dalam dua game jika satu pihak menang di dua game pertama.
